Kajian CENDANA, "Mengulik Seputar IMM : Kader Ikatan"

 



KAJIAN CENDANA

"Mengulik Sejarah IMM : Kader Ikatan"

Presented by Bidang Kader

bersama : IMMawati Nadhifa Alma Pranata

Sabtu, 19 Desember 2020

            Kader adalah orang yang akan diharapkan untuk memegang peranan penting dalam pemerintahan, institusi, atau organisasi. Dalam IMM, kader bukan hanya sekadar anggota melainkan merupakan suatu bibit yang disiapkan dengan muatan-muatan keilmuan sebagai salah satu cara untuk mewujudkan cita-cita yang tertuang dalam tujuan IMM. Tujuan IMM sendiri adalah mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.

            6 Penegasan IMM atau Deklarasi Kota Barat dideklarasikan saat Muktamar (Munas) I IMM tahun 1965 di Kota Barat, Surakarta. Isi dari 6 Penegasan IMM ini yaitu :

1. Menegaskan bahwa IMM adalah gerakan mahasiswa islam

2. Menegaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah landasan perjuangan IMM

3. Menegaskan bahwa fungsi IMM adalah eksponen (stabilitator dan dinamisator) mahasiswa dalam Muhammadiyah

4. Menegaskan bahwa IMM adalah organisasi mahasiswa yang sah dengan mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah Negara

5. Menegaskan bahwa ilmu adalah amaliah dan amal adalah ilmiah

6. Menegaskan bahwa amal IMM adalah lillahita’ala dan senantiasa diabadikan untuk kepentingan rakyat

Nilai Dasar Ikatan (NDI) diputuskan dalam muktamar VII IMM tahun 1992 di Purwokerto, Jawa Tengah. Nilai Dasar Ikatan IMM antara lain :

1. IMM adalah gerakan mahasiswa yang bergerak di bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan

2. Segala bentuk gerakan IMM tetap berlandaskan pada agama Islam yang hanif dan berkarakter rahmat bagi sekalian alam

3. Segala bentuk ketidak adilan, kesewenang-wenangan dan kemungkaran adalah lawan besar gerakan IMM. Perlawanan terhadapnya adalah kewajiban setiap kader IMM

4. Sebagai gerakan mahasiswa yang berdasarkan Islam dan berangkat individu-individu mukmin, maka kesadaran melakukan syariat islam adalah suatu kewajiban dan sekaligus mempunyai tanggung jawab untuk mendakwahkan kebenaran di tengah masyarakat

5. Kader IMM merupakan inti masyarakat utama, yang selalu menyebarkan cita-cita kemerdekaan, kemuliaan, dan kemaslahatan masyarakat sesuai dengan semangat pembebasan dan pencerahan yang dilakukan Nabiyullah Muhammad saw.

Profil Kader Ikatan (PKI) diputuskan dalam acara Seminar dan Lokakarya Nasional (Semiloknas) yang diadakan oleh DPP Sementara IMM tanggal 26-28 Desember 1986 di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. Profil Kader Ikatan IMM antara lain :

1. Memiliki keyakinan dan sikap keagamaan yang tinggi agar keberadaan di ikatan di masa yang akan datang mampu memberi warna masyarakat yang mulai meninggalkan nilai-nilai agamawi, 

2. Memiliki wawasan dan kecakapan memimpin karena keberadaan kader ikatan bagaimanapun merupakan potensi kepemimpinan umat dan kepemimpinan,

3. Memiliki kecendekiawanan, mengingat spesialisasi dan profesionalisasi mempersempit cakrawala berpikir dalam sub-bidang kehidupan yang sempit

4. Memiliki wawasan dan keterampilan berkomunikasi, mengingat bahwa masa yang akan datang industri informasi akan mendominasi system budaya kita. Hal ioni juga inhern dengan watak islam yang dalam keadaan apapun juga selalu siap melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar sebagai essensi dari komunikasi islamisasi.

Diskusi :

1. Apa Perbedaan antara ilmuwan dan cendekiawan?

Ilmuwan merupakan mendedikasikan waktunya untuk ilmu pengetahuan saja (devotee of knowledge), sedangkan seorang cendekiawan tidak hanya mendedikasikan waktunya untuk ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk nilai-nilai (devotee of knowledge and values).

2. Apa maksud stabilitator dan dinamisator?

Yang dimaksud stabilisator disini adalah orang yang bertujuan menjadi penyeimbang agar tidak terjadi ketidakstabilan atau tercapainya keseimbangan. Yang dimaksud dinamisator adalah orang yang menggerakkan terhadap sesuatu dan mempunyai tujuan. Sesuai dengan konsep IMM sebagai organisasi pergerakan.

3. IMM identik dengan organisasi keagaaman dimana salah satu kompetensi dasarnya adalah religiusitas. Bagaimana jika ada anggota yang tidak mencerminkan hal tersebut?

Seseorang yang mau masuk IMM berarti dia mau untuk menjadi lebih baik lagi. “IMM bukan hanya tempat untuk orang-orang baik, tetapi juga untuk orang-orang yang mau menjadi lebih baik”

4. Bagaimana jika seseorang mempunyai niat baik untuk masuk IMM tetapi pada perjalanannya imannya lemah atau semangatnya menurun?

IMM sebagai organisasi ikatan. Sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap IMM dan rasa kekeluargaan antar anggotanya. Karena di IMM kita berproses bersama-sama. Ketika kita turun semangat atau imannya, maka akan saling mengingatkan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peluang dan Tantangan Program Apotek Desa Merah Putih dalam Mewujudkan UHC: Apakah Ancaman bagi Lapangan Kerja Apoteker?

Air Keras Dan Kekerasan : Ketika Zat Kimia Dijadikan Alat Untuk Membungkam

Ketika Istilah ‘D3 Apoteker’ Muncul : Kesalahan Label atau Sinyal Baru?