Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

KAJIAN KEILMUAN 1 : "PENGANTAR FILSAFAT"

Gambar
KAJIAN KEILMUAN "PENGANTAR FILSAFAT" Presented by Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan bersama IMMawan Suryo Satrio A.W Sabtu, 06 Maret 2021 Filsafat (dalam bahasa Arab adalah falsafah , dan dalam bahasa Inggris adalah philosophy ) berasal dari bahasa Yunani. Kata ini terdiri dari kata ‘philein’ yang berarti cinta (love) dan ‘sophia’ kebijaksanaan (wisdom) . Secara etimologis, filsafat berarti berarti cinta kebijaksanaan (love of wisdom) dalam artinya sedalam-dalamnya. Tiga ciri utama hingga upaya itu dapat dikatakan filsafat : 1. Universal (menyeluruh), yaitu pemikiran yang luas dan tidak aspek tertentu saja. 2. Radikal (mendasar), yaitu pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental dan essensial. 3. Sistematis, yaitu mengikuti pola dan metode berpikir yang runtut dan logis meskipun spekulatif. Filsafat menelaah objek kajiaanya atas dasar tiga sudut pandang tersebut, yang biasa dikenal dengan istilah tiang-tiang penyangga eksistensi ilmu. Terdap...

KAJIAN KEISLAMAN 3 : “Ayat-Ayat Perkaderan Bekal Pemimpin Masa Depan”

Gambar
  KAJIAN KEISLAMAN 3 “Ayat-Ayat Perkaderan Bekal Pemimpin Masa Depan” Presented by Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman IMMawan Hafidz Rifai Pohan  Kamis, 04 Maret 2021 Ø   Ali Imran 102-105 ±                  Bertaqwa kepada Allah. ±                  Berpegang teguh kepada Al-Qur’an. ±                  Saling menyeru kepada hal yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. ±                  Jangan berpecah belah.   Ø   Ali Imran 110-111 «                Kita adalah umat terbaik bagi manusia dengan menyeru kepada hal yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan janganlah kita seperti orang2 yang fasik.   Ø   Al Maun q             Kita harus menyayangi anak...

KARINA 3 : “Identitas Gerakan Perempuan Muhammadiyah”

Gambar
KARINA 3 (KAJIAN RUTIN IMMAWATI AVICE NNA" “Identitas Gerakan Perempuan Muhammadiyah” Presented by Bidang IMMawati Pembicara: IMMawati Aiyu Ahsinawati Ahad, 7 Februari 2021 ·       Identitas adalah cerminan diri atau gambaran. Banyak proses yang dilalui untuk mencapainya. ·       Strategi mengangkat derajat perempuan: Perempuan banyak ditindas pada zaman penjajahan karena perempuan kurang berpendidikan. Perempuan dipandang renda, padahal Allah telah menjelaskan dalam al-Qur’an bahwa laki-laki dan perempuan itu sama yang membedakan hanyalah ketakwaan. KH. Ahmad Dahlan memasukkan remaja muslim ke sekolah umum pada tahun 1913, perempuan derajatnya menjadi lebih tinggi karena lebih berpendidikan. 19 Mei 1917 berdirilah Aisyiyah. Aisyiyah memberi pendidikan yang layak kepada kaum perempuan. ·       Proses berikutnya: 1.       Nasyiatul Aisyiyah Wadah remaja Muhammadiyah, be...

KARINA 2 : "GENDER: ALL ABOUT ROLE AND DISCRIMINATION"

Gambar
KARINA 2 "GENDER: ALL ABOUT ROLE AND DISCRIMINATION" P resented by Bidang IMMawati bersama IMMawati Nadia Kamseno Rabu, 6 Januari 2021 Bahasan gender itu banyak simpang siur. Gernder adalah konstruksi sosila yang diciptakan oleh masyarakat, misalnya perempuan yang dicap hanya bertugas untuk macak, manak, masak. Kodrat adalah ketentuan yang sudah diberikan oleh Tuhan yang tidak bisa kita tentang, misalnya perempuan punya rahim dan laki-laki punya jakun. Sejarah gender diangkat oleh gerakan feminisme untuk mendapat hak asasi manusia perempuan. Identitas gender adalah bagaimana diri kita mengerti peran gender kita. Contoh peran gender pada perempuan adalah perempuan memakai rok berambut panjang. Mengapa banyak diskriminasi gender? Karena banyak yang memperkukuh dirinya untuk menjadi dominan di masyarakat. Banyak darikita yang tidak memahami konsep gender. Masyarakat bisa membentuk sistem gender sendiri.   Diskriminasi gender: 1.     Marginalisasi (peminggiran) ...

Kajian Keislaman : "7 FALSAFAH, 17 KELOMPOK AYAT SEBAGAI PENYUCIAN JIWA"

Gambar
  Kajian Keislaman "7 FALSAFAH, 17 KELOMPOK AYAT SEBAGAI PENYUCIAN JIWA" Presented by Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman IMMawan Fauzan Mubarok Senin, 01 Februari 2021 Ø   Latar belakang Berasal dari pemikiran KH. Ahmad Dahlan yang kemudian ditulis oleh KH. Raden Hadjid (murid termuda dari KH. Ahmad Dahlan) dengan judul “7 Falsafah Hidup & 17 Kelompok Ayat Al-Qur’an” sebagai solusi dari berbagai problematika yang terjadi di masyarakat umum maupun dunia internasional. Ø   7 Falsafah 1.       Kita, manusia ini, hidup di dunia hanya sekali untuk bertaruh : sesudah mati, akan mendapat kebahagiaankah atau kesengsaraankah? 2.       Kebanyakan diantara manusia berwatak angkuh dan takabbur, mereka mengambil keputusan sendiri-sendiri. 3.       Manusia itu kalau mengerjakan pekerjaan apapun, sekali, dua kali, berulang-ulang, maka kemudian jadi biasa. Kalau sudah menjadi kesenangan yang dic...