Kesan dan Pesan Follow up masta kemah kader 2018


Yang Luar Biasa Dan Tak Terlupakan
Oleh : IMMawan Hafidz

                Follow up masta kemah kader 2018, suatu kegiatan yang sangat luar biasa. Dimulai dari hari sabtu, sehabis menjalani rutinitas seperti mahasiswa pada umumnya. Kami bertolak dari kampus menuju tempat kemah kader tersebut. Sesampainya disana kami disambut baik dengan sesama rekan kader dari komisariat lain maupun pimpinan mereka.
                Kami datang terlambat, tapi kami tak terlambat untuk mengikuti puncak acaranya. Malam hari kami diisi dengan inagurasi dari berbagai komisariat. Dari inagurasi tersebut kami belajar betapa pentingnya kekompakan dan kerja sama antar sesama komisariat, maupun untuk menghargai apa yang ditampilkan oleh komisariat lain. Inagurasinya sangat menghibur dan mampu melepaskan beban selama seminggu ketika mengikuti padatnya perkuliahan.
                Dan di kemah kader ini juga kami diajarkan untuk menegakkan sunnah yakni solat tahajud. Kami solat tahajud secara berjamaah, yang mana tak semua dari kami sering melaksanakannya. Kemah kader juga sangat mendidik, karena kami belajar membedah ayat yakni surat Al-Maun.
                Dan di pagi harinya diadakan kunjungan dari komisariat lain. Kami jadi lebih mengenal antar sesama komisariat. Dimana akan semakin memperkuat tali silaturahim sesama kader antar komisariat. Kemudian dilanjutkan siang harinya dengan games. Kami semua jadi mampu bekerja sama, baik sesama kader sekomisariat maupun beda komisariat. Kami diajarkan kekompakan, kerja sama, dan juga kami diasah intelektualnya.  Benar-benar kegiatan yang tak terlupakan.
                Dan diakhir kisah ini, kesan saya mengikuti kegiatan kemah kader adalah mengasyikkan, menyenangkan dan tak terlupakan. Pesan saya semoga kegiatan seperti ini akan terus ada setiap tahunnya, yang dimana akan semakin memperkuat tali silaturahim antar berbagai komisariat. Sukses selalu. IMM Jaya, Jaya, Jaya!!!.



"Kemahku Silaturahmiku"
Pada tanggal 6-7 Oktober 2018 kemarin, saya IMMawati Ida dan IMMawan serta Immawati lainnya dari Avicenna (sebutan IMM dari Fakultas Farmasi UMS) mengikuti kemah kader 2018. Sebenarnya acara sudah dimulai Sabtu pagi, tapi apalah daya karena kader Avicenna masih ada kelas sampai sore, jadi kami berangkat ba'da Maghrib. Namun hal ini tidak mengurangi rasa semangat kami, walaupun datang akhir tapi kami tetap semangat.
Sesampainya di sana, para pimpinan kader Avicenna langsung menyambut kami dengan baik, kemudian para kader sholat Isya' dan lanjut makan. Nah makan di sini mengajarkan kami tentang arti kebersamaan, karena kami makan satu tempat untuk bersama2. Setelah itu ada acara inagurasi, di mana kader Avicenna berkolaborasi dengan kader Al Idrisi (sebutan IMM dari Fakultas Geografi UMS). Di sini tak kalah menarik, karena kami menampilkan inagurasi yang berbeda dengan kader2 yang lain yaitu Tari Biri-Biri Upin Ipin. Jadi cukup menggelitik dan menghibur lah ya, sehingga mengurangi rasa kantuk kami :D
Setelah inagurasi selesai, para kader dipersilahkan untuk tidur. Pagi harinya kita bangun jam 3 pagi untuk melaksanakan sholat Tahajud, dan selanjutnya sholat Shubuh. Sesudah sholat Shubuh ada bedah surat yaitu surat Al-Ma'un. Kemudian juga ada senam.
Selain itu ada acara outbond, di sini kami tidak sekelompok dengan Avicenna tapi terdiri dari IMM yang lain. Di sini kami belajar artinya kebersamaan dan kekompakan karena terdapat game-game yang yang seru. Namun karena cuacanya bersahabat sehingga kulit kami jadi belang-belang :D
Nah itulah pengalaman yang bisa saya ceritakan. Untuk kesannya merasa senang karena dapat pengalaman baru dan teman baru. Kemah kader ini juga mengajarkan rasa kebersamaan, kekompakan, saling bantu membantu, bersyukur, dan bersabar. Untuk pesannya semoga kemah kader tahun depan bisa lebih seru lagi ya, dan juga tambah bermanfaat pastinya :). Dan juga semoga semua kader tetap menjalan silaturahmi dengan baik. Aamiin :)

Oleh: IMMawati Ida

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peluang dan Tantangan Program Apotek Desa Merah Putih dalam Mewujudkan UHC: Apakah Ancaman bagi Lapangan Kerja Apoteker?

Air Keras Dan Kekerasan : Ketika Zat Kimia Dijadikan Alat Untuk Membungkam

Ketika Istilah ‘D3 Apoteker’ Muncul : Kesalahan Label atau Sinyal Baru?